wonzura is interested in reading...

The Chibineko Kitchen (Meals to Remember at the Chibineko Kitchen, #1)
Yuta Takahashi
wonzura commented on dimsumentai's update
dimsumentai is interested in reading...

The Trial
Franz Kafka
wonzura wrote a review...
I think one of the reasons this get me to rate 5 is because the killing method is superb and unthinkable (at least for outsider like me, idk with local people in Japan lol).
When reading this, I could kinda guess the killer since their motivation is the strongest one, especially if you've consumed family dramas through many medias since you were very young like me.
But the writer is great at distracting me when they introduce a wide range of suspect lists so I give him an applause in this.
Then another interesting part is the Tokyo Zodiac Murder also has more than one murder case which intrigues me since even when the case is more than one, its written neatly by the author. I also like how the writer conclude the case and then the ending is satisfying enough for me.
wonzura wrote a review...
Bisa dibilang salah satu best readku di bulan lalu, bulan Februari. Soalnya novel ini tuh banyak banget pesan-pesan yang bisa diambil, seperti bagaimana kita harusnya menyayangi buku-buku yang kita miliki, dengan merawatnya setelah membaca, juga membaca buku dengan pace masing-masing.
Terus novel ini juga mengajarkan kita untuk jangan terlalu terobsesi dengan hal materil seperti uang, juga bagaimana kalau cara melalui duka tuh aslinya kita hanya butuh orang untuk menemani kita di saat-saat terpuruk akan duka itu.
Tapi walaupun banyak pesan hangat yang bisa diambil mengenai buku dan sastra, menurutku memang perjalanan penyelamatan bukunya terkesan repetitif. Pasti alurnya selalu begini kira-kira.
Ketemu si kucing -> ke labirin -> ketemu antagonis -> Rintaro mengeluarkan kata-kata bijak -> selesai
Padahal menurutku akan lebih bagus kalau ditambahkan keunikan sih. Terus ada bagian yang Rintaro itu pas menguatkan dirinya di yang labirin terakhir, menurutku ga make sense aja sih dan terkesan buru-buru.
Sama padahal aku suka karakter si wanita dingin, tapi entah kenapa konflik yang sama antagonis ini kesannya terburu-buru. Karena menurutku, harusnya dengan karakternya yang super logis, butuh lebih banyak usaha untuk meyakinkannya dibanding cuma kata-kata bijak kalau buku itu untuk berempati. Misalnya seperti menunjukkan contohnya langsung dengan mempraktikannya di depan si wanita ini.
Selain itu, karakter Sayo menurutku rasanya terlalu lurus sehingga terkesan kurang realistis. Harusnya dikasih flaw gitu biar lebih terasa karakterisasinya.
wonzura started reading...

Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki
Sesuji Sesuji
wonzura started reading...

Semusim, dan Semusim Lagi
Andina Dwifatma
wonzura finished a book

Kukila
M. Aan Mansyur
wonzura started reading...

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki
Baek Se-hee
wonzura finished a book

The Cat Who Saved Books
Sōsuke Natsukawa
wonzura wrote a review...
View spoiler
wonzura started reading...

Kukila
M. Aan Mansyur
wonzura finished a book

Jakarta Sebelum Pagi
Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
wonzura commented on wonzura's update