twinklebunny55 commented on a post from the Pagebound Club forum
For me, when I was a child my parents gave me magazines for kids. There were short stories about folklore, funny comics, and more and my mother would read it for me. Before the audiobooks existed, my late mom's voice was my favorite ❤️ Since then, I've been growing up buying more books and when I looked back I realized that it's not just me who's always growing but my book collections too 📚🌱
Post from the Pagebound Club forum
For me, when I was a child my parents gave me magazines for kids. There were short stories about folklore, funny comics, and more and my mother would read it for me. Before the audiobooks existed, my late mom's voice was my favorite ❤️ Since then, I've been growing up buying more books and when I looked back I realized that it's not just me who's always growing but my book collections too 📚🌱
twinklebunny55 commented on a post from the Pagebound Club forum
twinklebunny55 paused reading...

Lelaki Tua dan Lautan
Ernest Hemingway
twinklebunny55 TBR'd a book

Man’s Search for Meaning
Viktor E. Frankl
twinklebunny55 TBR'd a book

Sapiens: A Brief History of Humankind
Yuval Noah Harari
twinklebunny55 made progress on...
twinklebunny55 left a rating...
twinklebunny55 wrote a review...
Ceritanya biasa aja tapi pesan filosofisnya ngena secara pribadi
twinklebunny55 wrote a review...
The book is good enough, but the author can sometimes feel a bit forced and contrived.
twinklebunny55 started reading...

Lelaki Tua dan Lautan
Ernest Hemingway
twinklebunny55 made progress on...
twinklebunny55 made progress on...
twinklebunny55 started reading...

The Demon-Haunted World: Science as a Candle in the Dark
Carl Sagan
twinklebunny55 paused reading...

Burung-Burung Manyar
Y.B. Mangunwijaya
twinklebunny55 wrote a review...
Kalau dibilang genre utamanya adalah fiksi sejarah, maka jawabannya tidak juga karena novel Bekisar Merah hanya mengambil latar waktu di masa lalu dan sedikit disertai perasaan dilematik Kanjat tentang sistem gurita politik ekonomi di masa itu. Mungkin cerita ini lebih mengarah ke drama-romansa yang mana menceritakan bagaimana nilai seorang gadis cantik menjadi berharga tapi dalam situasi yang sama ia sangatlah "tidak bernilai" di masa itu (apapun yang dapat diuangkan itu murah). Digambarkan sosok Lasi cantik yang diperjualbelikan oleh seorang mucikari licik, Bu Lanting, untuk memuaskan pejabat yang menginginkannya. Daripada nilai sejarah, yang sangat menonjol adalah pesan moral. Bu Lanting memainkan psikis Lasi yang sebagaimana gadis desa pada umumnya (lebih-lebih di masa itu); tidak enakan dan harus membalas kebaikan dengan cara apapun. Di mana justru sikap Lasi yang seperti itu malah membuatnya terperosok semakin jauh. Itu yang bikin aku kesal sepanjang membaca cerita. Menjadi seorang perempuan haruslah mengerti batasan dan harga yang kita punyai. Beberapa kebaikan barangkali memang perlu dibalas dengan sepadan, atau mungkin juga lebih pantas untuk dibalas dengan hanya diterima dengan baik saja. Bagaimanapun, jiwa raga kita tidak akan pernah menjadi barang yang cocok untuk dijadikan alat tukar dan hutang budi tidak boleh dibayar dengan martabat dan harga diri perempuan.
twinklebunny55 commented on twinklebunny55's review of The Pale Horse (Ariadne Oliver, #5)
twinklebunny55 left a rating...
twinklebunny55 commented on twinklebunny55's update