cherriestrid commented on a post
DANGG. Finally reach the part when Katniss says, "...Fire is catching. And if we burn, you burn with us!" SHE'S SO COOL OMG 😭🔥
cherriestrid paused reading...

Meeting Muhammad صلى الله عليه وسلم
Omar Suleiman
Post from the Meeting Muhammad صلى الله عليه وسلم forum
Really love the writing style and it's enjoyable! But, I'm already overwhelmed with the other books that I read, so I'm gonna put this aside. Might continue it in Ramadhan...
cherriestrid paused reading...

The White Book
Han Kang
Post from the The White Book forum
I read it in English edition (not my mother tongue). Some poems make my heart ache. But the others are quite hard to decipher the meaning behind it. Might give it another chance (not now), in the Indonesian edition (my mother tongue)
Post from the Mockingjay (The Hunger Games, #3) forum
DANGG. Finally reach the part when Katniss says, "...Fire is catching. And if we burn, you burn with us!" SHE'S SO COOL OMG 😭🔥
cherriestrid is interested in reading...
![プラチナデータ [Platina Data]](https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/S/compressed.photo.goodreads.com/books/1419073057i/15780344.jpg)
プラチナデータ [Platina Data]
Keigo Higashino
cherriestrid commented on redglowproject's review of Perkumpulan Anak Luar Nikah
Perkumpulan Anak Luar Nikah
oleh Grace Tioso
5 dari 5 bintang
Perkumpulan Anak Luar Nikah menjadi salah satu wishlist-ku tahun ini. Melihat hype-nya di media sosial, membuatku penasaran, fiksi sejarah seperti apa yang dicoba diangkat oleh Grace. Awalnya, aku berniat membacanya via Rakata. Akan tetapi, karena aku mengalami kendala di aplikasi itu, aku memutuskan untuk membeli versi fisiknya saja. To be honest, aku tidak menyesal membeli versi fisiknya karena ceritanya memang sangat-sangat menarik dan berkesan.
The Story
Kisah bermula dari artikel berjudul "Shocking Confession from an Indonesian's Ex-ASEAN Scholarship Recipient" yang mengguncang media sosial dalam semalam. Mulai dari situ, hidup Martha yang awalnya tenang-tenang saja, langsung berubah seratus delapan puluh derajat. Melalui permainan "25 Question About Me" yang ia unggah di blognya belasan tahun lalu, dunia tahu kalau Martha pernah memalsukan dokumen legal dan menggunakannya untuk mendaftar beasiswa. Iya, beasiswa yang mengantarkan dirinya berkuliah di salah satu kampus terbaik di Singapura.
Memalsukan dokumen legal di negara yang penuh kedisplinan itu tentu saja akan membuat hidup Martha sepenuhnya tidak baik-baik saja. Ia harus berhadapan dengan aparat hukum dan kemungkinannya dia akan dipenjara. Lalu, bagaimana dengan nasib anak-anaknya, keluarganya, dan juga teman-temannya?
The Opinion
Sedari awal aku membaca blurb novel ini dan sejumlah ulasan singkat di Twitter, tersebut-sebut kalau PALN akan mengangkat sisi lain dari China-Indonesian. Berhubung aku tahu memang ada sejumlah dokumen dari teman-teman Tionghoa yang sengaja diberi tanda berbeda, aku sudah mengira arah dari pemalsuan dokumen itu ke sini. Akan tetapi, aku baru betul-betul tahu soal istilah anak luar nikah melalui novel ini. Jadi, ketika aku mengetahui mengapa sampai ada istilah anak luar nikah dan bagaimana awal mulanya, aku speechless. Iya, aku tahu kalau memang ada diskriminasi terhadap teman-teman Tionghoa di negeri ini, tapi ternyata banyak juga yang belum aku pahami.
Novel ini memang memiliki genre fiksi sejarah, tapi bukan berarti kisah Martha ini terjadi di masa lampau. Kisah ini terjadi di masa sekarang. Sayangnya, dampak diskriminasi dan represi yang dialami oleh keluarga Martha maupun suaminya, Ronny, masih terasa sampai sekarang. Oh, ya. Meskipun novel ini memang fokus pada kasus legal Martha, banyak kilas-balik yang diceritakan tak hanya berfokus pada masa lalu Martha. Ada kehidupan Ronny, kedua sahabat Martha, Fanny dan Linda, sepupu Martha, Yuni, hingga wartawan dari The Hongkong Post yang ingin mengangkat kisah Martha, Krisna.
Melalui novel ini, Grace Tioso mencoba untuk mengungkap bahwa diskriminasi dan represi yang dialami oleh teman-teman Tionghoa bahkan bisa dilihat kelindannya sejak tahun 65. Hal ini tidak mengherankan karena setelah aku membaca Metode Jakarta, aku memahami ada semacam pergeseran kebencian kolektif yang dicoba dilanggengkan. Sayangnya, kebencian tersebut malah mengarah ke teman-teman Tionghoa. Selain peristiwa 65, tentu saja kerusuhan tahun 1998 menjadi salah satu titik balik dari sejumlah tokoh dari novel ini, seperti Ronny yang enggan untuk kembali ke Indonesia.
Pun ketika Ronny dan juga Linda dan Fanny mempertanyakan keputusan Martha untuk mengelola salah satu akun anonim Twitter yang membahas politik, aku juga bisa memahami kenapa selalu ada ketakutan di sana. Seorang Chindo bersinggungan dengan politik? Itu akan jadi keputusan yang sangat-sangat sulit untuk dilakukan. Akan ada banyak pertimbangan di sana.
Conclusion
Rasanya, aku sudah lama sekali aku terakhir merasa tersentuh dengan bacaan yang aku baca. Nah, entah kenapa, di bagian-bagian akhir, aku bisa merasakan kesedihan dan keputusasaan Martha. Jadi, teman-teman, kalau sempat, bacalah novel ini dan kalian akan sedikit memahami bagaimana struggle teman-teman Tionghoa, yang mungkin belum pernah kita sadari sebelumnya. Berhubung kerja-kerjaku juga dekat dengan isu-isu ini to some extent, aku merasa beruntung bisa mendapatkan pemahaman lebih jauh. Tapi aku yakin, masih banyak yang belum aku ketahui. Jadi, aku akan berupaya untuk mencari tahu lebih banyak lagi.
cherriestrid is interested in reading...

MADA
Gigrey Gigrey
cherriestrid is interested in reading...

What My Mother and I Don't Talk About: Fifteen Writers Break the Silence
Michele Filgate
cherriestrid started reading...

Mockingjay (The Hunger Games, #3)
Suzanne Collins
cherriestrid made progress on...
cherriestrid commented on a post
Guys, I have been to the english olympiad (I am not from an english speaking country), the local phase, and for it I had to write a review. The subject was "a review of a movie based on a book" . Guess who wrote about "The hunger games" movies/books? ME! Guess who got qualified for the next phase? ALSO MEEE!!! 🥳🥳🥳
cherriestrid wrote a review...
Third book of Sherlock Holmes that I've read. I like how diverse the theme is, from the horse racing world, till the duel between two rivals. My favorite stories are The Adventure of Silver Blaze, the Musgrave Ritual, Reigate Squire, and Crooked Man story. I really enjoy how the plot goes, and as a narrator, I like how Watson describes the situation in detail. Sherlock and Watson's friendship is also admirable, they have a deep bond and know each other very well. As usual, I really love Sherlock's deduction method and it never fails to amaze me. From this story, I learn that even the closest one can betray you. Also, the Musgrave family's poem reminds me of Ten Little Soldier's poem in "And Then There Were None" by Agatha Christie. They both act as a clue to something important. In this book, few stories make me conclude that guilt and fear can eat you alive. By the way, about guilt, I wanna read Crime and Punishment even more after reading this...